Alon-alon asal klakon, Slow but sure, lambat-lambat asal selamat, pelan-pelan saja(OST. by Kotak). Sebuah pepatah yang sangat terkenal dari jaman prasejarah, dimana manusia belum mengenal alat transportasi seperti transportasi darat, air, udara, tanah, api (avatar aang kalee). Isi pepatah tersebut adalah patahan dan menjadi terpatah-patah yang terkenal karena goyang patah-patah (ngawur euy). Pepatah tersebut mengajarkan kita selalu berhati-hati dalam mencapai tujuan, agar semuanya selamat. Sekarang sepertinya sudah tidak lagi, karena semua orang selalu dalam terubur-ubur, eh terburu-buru maksudnya. Sekarang udah banyak orang yang ga sabaran, banyak yang kebut-kebutan dijalan, mencari jalan singkat untuk kaya dengan cara Korupsi, nyopet, maling, merampok, main judi, babi ngepet, memelihara tuyul, sampe kolor ijo (mesti ijo, warna lain ga boleh karena ga serem).
Sebetulnya jaman sekarang emang kurang cocok aja pepatah tersebut. Karena setiap orang menganggap waktu adalah uang, uang adalah segala-galanya. Dari anak baru lahir sampe kakek yang udah bau tanah juga perlu uang. Sekarang makna yang masih bisa diambil hanyalah kita harus bersabar meskipun si pak sabar belum tentu sabar. Perlu dicatat bahwa sabar tidbk diperjual belikan karena emang ga ada yang jual!!.
Dimanakah letak sabar itu? Sabar itu adanya didalam dada karena kalo orang sabar pasti mengelus dada, bukannya jidad (pusing), perut (laper/kenyang), pant*t (gatel).
Tapi ada juga yang mengatakan orang sabar pant*tnya lebar (jika anda merasa orang yang sabar, lihat apakah pantat anda lebar atau tidak. Huehehehe).
Ya begitulah kira-kira jadi orang yang sabar, kesabarannya dapat dilihat dari seberapa lebar pant*tnya. Meskipun belum ada penelitian yang sah tentang ini. Tapi jika anda berminat anda bisa menelitinya dan mungkin anda dianggap orang yang jenius atau malah dianggap sinting.
Berikut tips supaya pepatah tersebut manjur bagi anda:
1.Berniat, apakah anda mau pergi atau tidak.
2. Jika hendak pergi, baca doa dulu. Meminta kepada Tuhan supaya anda jadi perginya.
3. Usahakan naek kendaraan jangan ngebut, tapi bagi yang naek kendaraan umum katakan kepada pak supirnya bahwa anda belum mau mati, karena anda belum menikah (para supir sudah tau maksud anda tersebut).
4. Dianjurkan naek odong-odong aja.
5. Bila ga ada odong'' boleh naek ojek sepeda, ojek motor, ojek payung, becak dayung, becak bermotor, angkong juga boleh yang penting selamat sampe tujuan.
6. Usahakan laju kendaraan tidak lebih cepat dari keong dan juga untuk menguji seberapa lebarkah pant*t anda (baca: sabar).
7. Baca doa juga setelah sampai.
Demikian tips dari saya. Semoga yang saya tips saya benar dan bermanfaat bagi anda.
Maka selalu berhati-hatilah anda jika ingin sampai ketujuan.
Selamat berblangkon-blangko asal klakson ya!!
wish U luck.
No comments:
Post a Comment