Search This Blog

Pages

Friday, November 11, 2011

Heboh

Lagi pada heboh 11.11.11, yang pertama ku syukuri adalah aku masih bisa bangun kemudian hari ini adalah Jumat. Alhamdulillah banget ya. Tanggal ini ga punya planing apa-apa. Mau itu nembak cewek kek, mutusin cewek kek, selingkuh kek, atau whatever lah, aku ga peduli. Bukan masalahnya karena aku jomblo ya, hah semua tanggal sama, cuma persepsinya aja beda.

Btw, udah lama juga ga nge-(go)blog. Wah, kangen.
Banyak cerita yang mau ku ceritain, tapi kapan-kapan ajalah ya. Maklum, udah males ngetik lewat hape, mau pake laptop tapi lagi diservice tapi ya sudahlah, kapan-kapan aja.

Oh ya, lagi minggu-minggu UTS nih. Moga berhasil nyonteknya. Amin..
Selamat 11.11.11

Saturday, October 1, 2011

Kini Dia Layu

Cerianya tak seceria dulu.
Senyumnya tak semerkah dulu.
Tawanya tak semeriah dulu.
Ia layu. Ia layu.
Tapi masih tampak segar dan tegar.
Dulu yang hendak ku petik namun tak jadi, kini dirusak orang.
Sayang berkali-kali sayang. Semua hanya meninggalkan para saksi bisu.
Saksi-saksi bisu yang hanya akan berbicara saat Tuhan berkehendak.
Konyol emang konyol jalan cerita ini.
Sebuah acungan yang merusak semuanya.
Dia takkan turun sebelum semuanya hancur.
Setelah ia turun, hanya sisa-sisa kehampaan yang ada.
Tak tau. Ku tau tau apa-apa.
Mungkinkah ini juga salahku yang dulu tak jadi memetiknya?
Layu ia. Layu ia.
Tapi sebuah senyuman keterpaksaannya tetap akan menarik setiap orang yang meliriknya.pi masih tampak segar dan tegar.
Dulu yang hendak ku petik namun tak jadi, kini dirusak orang.
Sayang berkali-kali sayang. Semua hanya meninggalkan para saksi bisu.
Saksi-saksi bisu yang hanya akan berbicara saat Tuhan berkehendak.
Konyol emang konyol jalan cerita ini.
Sebuah acungan yang merusak semuanya.
Dia takkan turun sebelum semuanya hancur.
Setelah ia turun, hanya sisa-sisa kehampaan yang ada.
Tak tau. Ku tau tau apa-apa.
Mungkinkah ini juga salahku yang dulu tak jadi memetiknya?
Layu ia. Layu ia.
Tapi sebuah senyuman keterpaksaannya tetap akan menarik setiap orang yang meliriknya.

Wednesday, September 21, 2011

Jika Shower Tak Pernah Ada

@Poconggg berkata, 'saat engkau galau, bershowerlah'.
@radityadika berkata, 'tidurlah sebelum engkau galau'.

Ku coba memaknai 2 kalimat sakral tersebut.
Kalimat pertama adalah tentang bershower di kala galau. Biar tau aja, gak semua orang Indonesia, di kamar mandinya ada shower, contohnya aku *tunjuk hidung sendiri*. Sesuatu banget yah, saat puncak galau datang dan hendak menghilangkan semua galau itu bersama mengalirnya airnya yang mengucur dari shower tapi harus menghadapi kenyataan bahwa GAK PUNYA SHOWER. Ini gak Alhamdulillah banget ya. Ini berasa pengen b*ker tapi sedang diperjalanan disebuah tol dan didalam bus yang penuh sesak. Di keluarin gak mungkin, ditahan malah buat nyesek. Sumpah, gak ada ini shower ngeselin banget. Cara menyiasatinya antara lain dengan duduk di bawah pancuran air hujan dari atas genting. Tapi lagi-lagi ini nyesekin. Musim kemarau gini gimana mau bisa guyuran pake pancuran sebagai ganti shower? Cobaklah...
Sebagai orang yang galau, mungkin aku gagal menggalau.

Kalimat kedua yang tentang tidurlah sebelum engkau galau. Ini adalah sebuah kalimat yang mempunyai yang bermakna sangat amat dalam. Seantero jagat raya juga tau kalo menggalau itu sering datang di malam hari. Galau itu datang saat orang sedang berfikir yang enggak-enggak, sedang sendirian dan sedang garuk-garuk p*nt*t. Ok, yang terakhir itu emang agak aneh kedengarannya. Jadi bisa dikatakan, galau itu seperti main jelangkung di malam hari. Datang tak dijemput, pulang gak diongkosin.
Jadi, ngegalau dimalam hari tuh adalah sesuatu yang amat sangat sesuatu banget yaah.
Dari kalimat itu juga bisa ditarik 2 kesimpulan, Tuhan menciptakan malam dengan 2 tujuan yakni waktu untuk beristirahat dan waktu yang tepat untuk menggalau.

Dan yang paling kacau dimana saat kedua kalimat itu di satukan. 'tidurlah sebelum engkau galau, jika terpaksa galau maka bershowerlah!'. Gila aja ya!
Bershower kok malam-malam? Yang ada, hilang galaunya malah muncul masuk angin dan penyakit lainnya. Yang parahnya lagi, jika nekat menggalaunya di malam hari di terusin tapi malah gak ada shower. Coba aja pikir sendiri! Aku gak bisa ngebayanginnya. Dan lagi-lagi, sebagai orang yang galau, aku harus gagal menggalau.

Sudah kodratnya manusia tercipta tak luput dari salah dan dosa serta GALAU.
Dan jika shower tak pernah ada, mungkin engkau akan galau selamanya.

Friday, September 16, 2011

Curcol Part II

Seperti halnya orang-orang suka curhat padaku dan Layaknya manusia normal pada umumnya, dulu aku juga pernah sekali curhat tentang EHEM..UHUCK..UHUCK..cinta..UHUCK...UHUCK... Sengaja ku tulis kata CINTA dengan huruf kecil yang diapit dengan huruf-huruf besar agar kalian gak membacanya. Dan tak disangka ternyata aku juga pernah merasakan yang namanya SALAH ORANG UNTUK CURHAT.
Curhatku kali itu bukan tentang aku yang sedang mengalami suatu hubungan cinta yang rusak, tapi aku sedang fallin in love atau dalam hal ilmiahnya jatuh cinta. Jadi aku mau nembak cewek gitu deh. Jadi, dia gak bakal ngasih saran ke aku dengan ucapan, 'YA UDAH, KALIAN PUTUS AJA!'. Hahaha..

Karena ga berani curhat secara langsung, aku dan si teman tempat curhatku janjian agar curhatnya lewat smsan aja. Nama teman curhatku ini ku samarkan, sebut aja namanya Bunga. Eh, kok kedengerannya kayak nama yang sering muncul di acara kriminal sebagai korban pemerkosaan ya? Ok, diganti aja menjadi Melati. (Kayaknya tetep aja ya).

Jadi, setelah ku sms apa masalahnya, kemudian aku dan Melati terlibat per-sms-an serius. Dia tanya, udah berapa lama aku PDKT dengan si doi. Aku balas, 'baru sebulan'.
Dia ngebales gini, 'apa? Baru sebulan? Cobalah lebih PDKT kan lagi. Jangan terburu-buru. Liat respon dia ke kau, tanya ayah dan ibunya kerja apa? Berapa harta warisan untuk dia? Adeknya ada berapa? Bisa diajak kerja sama apa ga? Gitu loh'.

Buset dah, ini anak pengen ngajarin aku nembak apa mau doain orang tuanya cepat mampos?

Ku balas, 'kamfret, aku mau curhat. Bukannya mau jadi agen MLM!'

'yah, itu ada gunanya juga itu, btw, dulu kau bilang, kau single itu prinsip. Nah kok jadi nasib?', balas Melati.

Aku bales, 'aku mau curhat woi, bukan mau dihina! *tiduran di tol*.

Di akhir curhatan, Melati memberi solusi, 'kalo gitu sabar aja dulu, tapi tetep PDKT sama dia. Cewek tuh butuh yang namanya perhatian. Tapi bukan perhatian yang dalam arti sbenarnya ya. Ngerti kan maksudku?'.

Dengan sigap ku jawab, 'ok sip! Tapi maksudnya gimana ya??'

Melati, '*nelen laptop*. Yah, sering-sering aja hubungi dia. Kadang cewek butuh temen cowok buat hiburan. Kasih dia hape, mobil atau rumah!'.

'kau ini mau ngasih solusi apa cari berantem? Mana bisa aku ngasih gitu? Masalahnya dia jarang pacaran. Jadi mungkin susah jatuh cinta ', dengan jengkel ku membalasnya.

Eh dengan enteng si Melati membalas, 'eh dia wanita tulenkah?'

Pertanyaan Melati barusan seperti petir di siang bolong. Aku masih normal, yang suka sama wanita. *duduk dibawah shower*

Semenjak kejadian itu, aku agak trauma dengan yang namanya curhat.
Trus, gimana hubungan aku dengan cewek itu? Masih dipending sampai sekarang...

Thursday, September 15, 2011

curcol part I

Zaman sekarang, terlalu
banyak abege-abege labil
atau istilah gahol-nya
Ababil, bertebaran di
muka bumi. Yah,
walaupun aku juga gak
tau muka bumi itu kayak
gimana. Ntah dimana
mulut, mata dan ntah
dimana pula lobang
hidungnya. Kembali ke
ababil. Jadi begini, anak-
anak labil ini susah
ditebak isi hati dan
pemikirannya. Misalnya
ini ya, kadang-kadang
mereka bisa tertawa
terbahak-bahak dan
kemudian bisa langsung
menangis sekuat-
kuatnya. Kenapa? Pas
ketawa tadi, tiba-tiba
ada burung yang sedang
boker di angkasa dan
kotorannya tepat sasaran
masuk ke dalam
mulutnya.
Berikutnya, yang tak
kalah jauh banyaknya
dengan jumlah ababil
adalah remaja galau atau
istilah gahol-nya disebut
galauers. Remaja jenis ini
selalu menggalaukan
semua hal dan terbanyak
tentang hal asmara.
Mulai dari pacaran,
putus, cinlok, dan jomblo.
Nah, dari kejadian gejala
umum yang terjadi di
kalangan zaman sekarang
ini, timbul sebuah ide
ataupun jiwa
enterpreneurship-ku.
Yakni membuka BIRO
JODOH DAN BIRO
CURHAT!
jengjeenggjeeennggg...
Pemikiran yang cerdas
sekalii.
Dalam bisnis biro jodoh,
Para ababil yang bingung
dalam mencari pasangan
adalah sasaran utama
bisnis ini. Diikuti oleh
para lajang lapuk,
perawan tua, janda, duda
dan tua bangka
sekalipun. Kemudian
bisnis Biro Curhat
diperuntukkan bagi para
mereka yang sedang
ingin curhat. Yaeyalah,
masa para yang sedang
pengen boker?. Biro
curhat bergerak dibidang
jasa untuk menampung
barang-barang bekas
(kau kira ini butut?), eh
menampung unek-unek,
keluh kesah dan
memberikan solusi (yang
gak) tepat agar mereka
(gak) kembali bahagia.
Ide biro curhat ini
terinspira olehku dari
banyaknya orang-orang
di sekelilingku yang
sering curcol
(baca:curhat colongan)
padaku tentang kisah-
kisah cinta mereka
dengan para binatang
peliharaannya, eh
pasangannya deng. Dan
kebanyakan dari mereka
adalah cewek. Dan yang
paling aneh dari hal ini
adalah ngapain mereka
curcol kepada orang yang
jomblo, eh maksudnya
singel seperti aku ini? Ini
absurd banget. Dan yang
paling sakit disaat wanita
yang disukai malah curcol
ke aku. *nelan hape*. Dan
ada juga yang lebih parah
adalah sampai penjual
bakso pun curhat
kepadaku. Sumpah ini
absurd banget. Dan
setelah selesai dia
curhat, ku beranikan diri
tuk berkata, 'sebagai
imbalan udah dengerin
curhat anda, apakah
bakso yang aku beli ini
bisa jadi gratis?' tanpa
babibu, dia guyurin tuh
kuah ke aku. Beuuh.. #
canda.
Terkadang jiwa
enterpreneurshipku
muncul, 'gimana kalo tiap
orang yang curhat ke
aku, dikenakan biaya.
50ribu untuk per-curhat-
an. Waaah, aku bisa
kayak mendadak nih'.
Tapi terkadang aku
berpikir, ya kalo mereka
mau bayar, kalo mereka
ngutang gimana? Atau
malah aku kena gampar
gimana? Mulai dari itu,
aku sadar dan gak
memungut biaya saat
mereka curhat alias
GRATIS!.
Jangan tanya apa saran
atau tanggapanku yang
ku berikan kepada
mereka yang curhat
padaku. Kepada mereka
yang sedang menjalani
cerita cinta yang rusak,
aku seperti seorang
dokter yang memberikan
resep kepada pasien.
Resepnya adalah sebuah
kalimat, 'YA UDAH,
KALIAN PUTUS AJA!'
taaarraaaaatttt...!!
Sebuah jawaban yang
singkat, tepat dan padat
serta nyesek bagi yang
mendengarnya. Tapi,
banyak yang berhasil
putus setelah ku berikan
resep yang demikian.
Mereka seperti
terhipontis oleh kata-
kataku, 'YA UDAH,
KALIAN PUTUS AJA'.
Tapi tak jarang juga ada
yang balikkan. Mungkin
masa berlaku hipnotis
kata-kataku habis, dan
mereka mulai sadar, 'aku
kemaren telah curhat ke
orang yang salah'.
Aku cuma bilang, 'Emang
gue pikirin'.

Wednesday, August 24, 2011

Musim Main Cewek

Jeeeegggggeeeerrrr (ecek-eceknya suara petir). Pagi yang absurd banget. Lagi asik2-asiknya menggalau dipagi hari (asik dari hongkong? Udah mau mati karena galau nih!) Tiba2 kawan SMA lagi chatting bilang, 'aku minta ceweklah!'. Whaaattt??? Minta cewek?? Sama aku?? Dia bertanya tapi malah nyari berantem, pengen ku timpuk aja dia pake bukit bukit barisan, tapi apa daya aku gak sanggup.
Ku jawab,'gila cewek, kau'. Eh dia bles, 'aku lagi jomblo nih'. Whaaaatttt (lagi)?? Jomblo? 'Kau pikir aku ga jomblo?? Udah lah, kemarok sama cewek, kau. Kau pikir aku ga jomblo?'.
'ah payah kau, fer' balasnya.
'kau kira aku biro jodoh apa?? Udahlah, jangan kemarok kau'. Tiba-tiba dia berkata dengan amat mudah dan gampangnya kayak anak SD lagi berhitung, 'SEKARANG LAGI MUSIM MAEN CEWEK'.
Whhhaaaaatttttt the pak!!. Ku kira ini lagi musim panas or hujan, rupanya lagi musim maen cewek ya? Pantes susah kali cari yang namanya cewek sekarang.


Gimana ya? aku speechless lah pokoknya. Kalo dulu temen SMA ada yang minta chips poker, trus gak ku kasih trus dia marah-marah, aku agak maklum karena aku ga pernah maen poker, tapi dianya aja yang ngeyel. Tapi kini apa? Temen minta cewek ke aku? Jadi buat apa aku tiap malam menggalau karena cinta? Aku merasa galauku selama ini sia-sia *nangis di bawah pohon kamboja*. Kalo aku tau bisa minta cewek sama temen dengan gampangnya, mungkin aku gak perlu menggalau. Tinggal minta aja sama kawan, misalnya gini,
'eh, aku lagi jomblo nih. Minta cewek dong!'
'cewek? ada nih stockku. Ada 150 nih, tinggal dipilih aja'.


'ebuset, kau ternak cewek ya?
'.


Nah, jika begitu mudahnya mendapatkan cewek, maka galau dimuka bumi pun akan lenyap!!

Puisi pun tak kan seindah ini

Kamu tau?
Apa itu cinta?
Kalo tidak tau, silahkan cari di kamus.


Kamu tau?
Apa itu rindu?
Jika tidak tau, silahkan cari di kamus.


Kamu tau?
Apa sayang itu?
Kalo tidak tau, silahkan cari di kamus.


Kamu tau?
Apa itu mesra?
Kalo tidak tau, silahkan cari di kamus.


Kamu tau?
Apa itu pacaran?
Kalo tidak tau, silahkan cari di kamus.


Kamu tau?
Kamu seharusnya tidak perlu cari di kamus untuk semua arti kata-kata itu.
Karena apa?
Kamu bisa mendapatkan teori serta praktek langsung dari aku. Dan kamu bisa mendapatkan lebih malah.
Bukan..
Aku bukan ingin menembak dirimu.
Aku hanya ingin, kamu jadi orang yang pertama..
Ya, aku sangat ingin kamu jadi pertama yang mengisi buku kosongg...
Buku kosongg..
Buku kosongg di daftar pelanggan biro jodoh milikku...












































Dan jika tidak ada cowo lain yang mendaftar di biro jodohku, mungkin aku lah jodoh yang dikirimkan Tuhan hanya untukmu. :)

Tuesday, August 16, 2011

'Baru Pertama, deg-degan'

Namaku Ferri Irawan. Seorang pria pastinya. Umur masih muda, banyak yang bilang masih kayak anak SMA, padahal udah 21 tahun loh. Tamat kuliah D3 (jangan tanya lulus di jurusan apa ya!). Hobiku banyak, tapi gak ada yang jelas, ya abu-abu gitu deh. Oh ya, maaf kalo cara penyampaiannya agak kaku, kayak anak SMP yang lagi numpang corat-coret di buku harian temen ceweknya. :D

Sebenarnya sih, aku pemula dalam hal tulis-menulis, apalagi yang berbau sastra. Beuhh...
Dulu aja, sewaktu SMA ngambil jurusan IPA, eh gak taunya sewaktu kuliah, bisa dibilang terdampar di fakultas Sastra, ngambil D3 Bahasa Inggris pula tuh. Dan alhamdulillah bisa lulus. Hehe..

Dan bukan aku aja yang terkejut kenapa bisa terjun ke dunia fakultas sastra. Salah seorang guru di SMA ku juga terkejut, padahal dia gak pernah mengajar di kelasku. Waktu itu saat akan mengambil ijazah di sekolah, aku bertemu beliau. Beliau memandangku, aku memandang beliau juga. Beliau semakin memandangku, aku tidak tahan. Aku merasa ada sesuatu dimataku, dan ku pegang ternyata itu belek alias tahi mata. Dan aku pun malu pada semut merah yang berbaris di dinding (lah, ini kenapa lari ke lirik lagu?).

Beliau bertanya: 'kuliah kah kau, nak?'
Aku: 'alhamdulillah, bu. Aku kuliah'.
Beliau: 'baguslah. Kuliah dimana??'
Aku: 'kuliah di tiiittttt (sensor) bu, ngambil D3'.
Beliau: 'wow, hebatlah bisa masuk disitu. Di USU ngambil jurusan apa?'
Aku: 'ngambil jurusan bahasa inggris, bu'.
Beliau: 'kok ga nyambung?'
Aku: 'gak nyambung? Aku udah nyambung kuliah loh bu. (Ibu ini pikun atau gimana ya, gumamku dalam hati)'.
Beliau: 'maksud
Ibu, dulu kau jurusan IPA, kenapa bisa lari ke sastra?'.
Aku: '(hanya bisa nyengir) namanya juga takdir'.

Sumpah ya, saat dibilang gitu, pengen aku rasanya berenang di got. Ok, pengandaianku barusan emang kurang bagus kayaknya. Tapi apa daya, nasi udah jadi bubur. Siapa suruh ngasih airnya kebanyakan, ya jadi buburlah.

Kemudian daripada itu, agar aku enggak cupu jadi anak sastra, aku coba nulis-nulis gitu. Dan itupun hanya di note yang ada di Facebook. Kalo ga percaya, liat aja deh di pesbuk aku, Ferri Deco Irawan. Awalnya nulis, ngawur-ngawur gitu, eh gak taunya kebawa-bawa sampe sekarang. Itu semua ga lepas dari peranan teman-teman yang terus menyuruhku ngebuat note-note ngawur. Katanya sih lucu. Tapi ku bilang biasa aja sih. Tapi semua berpulang kepada orang-orang yang menilai. Karena yang menilai kita adalah orang lain, bukan diri sendiri.

Sekarang aku dihadapkan kepada para penulis yang jago di bidang ini. Apakah aku akan mengikut gaya mereka, atau tetap dengan gayaku ini. Tapi sebelum buat akun ini, aku udah tanya dengan temanku, katanya ini adalah tempat berekspresi. Kan ku liat, sejauh mana expresiku ini akan melangkah.

Mohon kritik dan saran yang membangunnya ya...


Wassalam.

Nb.
Artikel ini sebenarnya akan ku tulis di akunku di www.letterater.com, berhubung itu lagi ngadat, jadi ku tulis disini aja dulu. Maklum, ngetik lewat hape. Hehe...

Monday, August 15, 2011

Agak Merinding

halloooohhhh!!!
Gimanaaaahhhhh puaahhhhssaaahhhhnyaaahhhh...?? Masihhhh sahhhnnggguuppkaaahhhh?? Sengaja di banyakin huruf 'H'nya biar makin terasa puasanya. *ngetes bau jigong ke tangan sendiri* *pingsan*


Yeah, puasa udah masuk ke hari 15 aja nih. Gak terasa yah?? (Mata lo mimisan dibilang ga terasa??)
Puasa tahun ini yah seperti puasa tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah belum ada yang bolong puasanya. Tapi tempus alias tembak puasa a.k.a buka diem-diem udah 16 kali. Gile aja ya, puasa baru 15 kali tapi tempusnya udah 16 kali. -___-


Cobaan terberat di puasa tahun ini terjadi ketika beberapa hari yang lalu, temannya dari salah seorang temanku yang bernama Oki meninggal dunia. Eh, temannya Oki ya yang meninggal, bukan Oki-nya. Nah, kami tuh datang ke kediaman si ahli musibah. Ikut mensholatkan dan mengantarkannya ke liang kubur. Saat itu Oki dengan semangat mudanya, eh ralat, dengan semangat agak tuanya ikut menggotong keranda sampai ke kuburan. Pada saat dikuburkan aku berasa takut. Bukan, bukan takut karena Oki lupa ngelepas tali pocongnya. Yang ku takutkan adalah sanggupkah kira-kira aku yang tidur didalam liang itu (mati). Walaupun mau ga mau setiap orang itu bakal merasakan mati.


Coba bayangkan!
(Coba deh tutup mata, agar lebih menghayati tulisan berikut ini) bayangkan aja kalo misalnya kamu menutup mata dan membaca tulisan ini, ya jelas ga bisalah! So, buka mata kamu dan resapi kalimat-kalimat ini:

Bayangkan saja, jika hari ini dia yang disemayamkan, mungkin besok kita.


Jika hari ini dia yang dibacakan Alquran, mungkin besok kita.

Jika hari ini dia yang dimandikan oleh saudara-saudaranya, mungkin bisa jadi besok giliran kita.

Jika hari ini dia yang disholatkan, mungkin saja besok giliran kita.

Jika saja hari ini dia yang naik kenderaan yang di supir oleh 4 orang (keranda), ya besok jadi giliran kita.

Dan jika saja hari ini dia yang akan tidur dilubang yang sempit dan sepi itu, mungkin saja besok kita yang tidur disana. Dan itu semua bisa terjadi kepada setiap makhluk hidup. Dan ada satu kecualian yang menyebabkan itu tidak terjadi kepada kita seorang diri, yakni ketika kita mati beramai-ramai saat musibah melanda. Kita akan dikuburkan secara massal...

Dan ingatlah, gak ada yang abadi di dunia ini, termasuk seorang Mahasiswa Abadi sekalipun.


Wassalam.

Sunday, August 14, 2011

Jejaring Sosial

Udah lama gak nge-(go)blog nih. Tiap buka blog-ku yang keliatan hanyalah rumput dan ilalang yang tumbuh setinggi diriku. Alhasil, tiap mau nge-blog jadi males. Mahal cuy biaya buat bayar tukang potong rumputnya. Lah, ini blog atau sawah ya??
Hmmm...

Ngemeng-ngemeng, pasti ada yang pengen tau apa sih kesibukanku sampe-sampe aku jadi males nge-(go)blog? Jawabannya adalah aku sibuk (be)OL. Beeeuhh...
Maklum, anak gahul. Ga buka pesbuk dan twitter dibilang anak cemen. Zzz...

Selain akun twitterku (@Ferri_irawan) dan akun pesbukku (Ferri Deco Irawan), maaf, sekalian promosi. Hehe. Maaf juga, aku belum bisa nge-link-an akun tersebut ke blog ini. Mau gimana lagi sob, nge-blog aja otodidak, ngupdatenya pake hape Sony Ericsson K530i. Jadi, harap-harap maklum aja ya..
Hohoho..
Back to topic,
Aku udah buat akun jejaring sosial yang baru, namanya Heello. Bisa diliat akunnku di www.heello.com/ferri_irawan. Itu jejaring sosial yang baru. Tampilannya mirip twitter, yah bisa dibilang the brother another mother, father, and grandmother alias mirip doang alias bagai pinang dibelah silet. Bingung kan? Sama, aku juga bingung ngejelasinnya. Pokoknya hampir sama deh, walaupun istilah berbeda-beda tapi tetapi tetap satu jua. Buset, itu akun sosial apa bhinneka tunggal ika ya?
Nah, karena baru launching, jadi belum ada versi mobilenya. So, dengan mengandalkan hapeku yang (agak) canggih (di masanya ketika itu), aku belum bisa menggunakannya secara maksimal.


Betewe eniwei, ini udah masuk ke puasa yang 14, trus gimana puasa kalian? Udah ada yang tempus (Tembak puasa alias membatalin puasa) belum? Alhamdulillah kalo ada yang banyak begitu. Entar siap lebaran, ganti ya tuh puasa. Itu hutang loh! *benerin peci*

Biasanya, puasa-puasa gini banyak diskon pakaian lebaran loh. Dan aku udah jadi korbannya sebanyak 3x. Super sekali. HIDUP DISKON HIDUP!!! Sekali diskon tetap diskon! Diskon atau mati! Pejuang diskon mode On.

Ok, akhirnya, jangan lupa untuk nge-add pesbukku, nge-follow twitterku dan nge-listen heelloku (tetep promosi). Dan jangan pula lupa akan diskonnya.

Wassalam!

Saturday, June 25, 2011

yang mau wis-udah


alhamdulillah, kami udah daftar wisuda. terima kasih kepada cinta untuk segalanya, kau berikan lagi kesempatan itu, tak akan terulang lagi semua.... eh kok lari ke lagu Afgan si kembaran aku yang bagai pinang dibelah celurit??? terima kasih buat semua yang udah sokong aku dari belakang, tp plis ya kalo sokongnya jangan kuat-kuat, apalagi nusuk dari belakang. gak enak tau!! karena rasanya itu sakit bukan main, sakit minta ampun.

ngurus wisudaan ini banyak kali cerita suka dan dukanya, eh kayaknya lebih dominan dukanya deng. mulai dari ngurus yang ini itu sampe yang itu ini. kantor jurusan udah lebih mirip pajak (pasar,-red), ramenya gak ke-Sony tulungan. kami tuh bak setrikaan yang mondar-mandir. kalo semisalnya kajur itu kain, udah sangat licin dan rapi kami strika, atau malah bolong dan hangus kami buat. kenapa?? karena kami banyak, jadi kalo kebanyakan disetrika jadi gosong dan bolllooonggggg.

mereka bertanya padaku, apa yang akan aku lakukan selepas wisuda nanti?? nyambung kuliah, kerja atau kerja sambil kuliah?? ku jawab tidak ketiganya. loh kenapa gitu fer? ya, aku mau nyambung ke pelaminan. trus mereka bilang, pacar aja aja gak ada,gimana mau nikah?? <--- #jleb!!! pertanyaan barusan nusuk banget. trus mereaka bilang lagi, mana ada orang tua yang mau ngawinkan anaknya sama orang yang belom kerja. <--- #lagi-lagi jleb!! pernyataan barusan ngebunuh banget!. tapi dengan jiwa yang tegar dan sekuat baja, aku coba bantah perkataan mereka itu! dengan lantang ku berkata: AKU MENCARI JANDA MUDA PERAWAN YANG KAYA RAYA UNTUK DINIKAHI!!!! <-- (cita-cita mulia, ngeles tingkat dewa). eh, mana ada yang begituan? yang janda muda gak perawan ada, tapi pasti miskin. trus janda tua kaya raya baru banyak, trus perawan tua yang kaya raya juga banya, trus kan lagi....ok, stop-stop-stop!!!!!!  *nangis dibawah pohon ubi*.  sebenarnya banyak anak sedari dia kecil yang udah ditipu, contohnya: gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. well, emang gantungannya langit ada dimana??? emang planet-planet itu digantungin gitu?? (pembahasan seorang yang frustasi). 

oh iya, tanggal 7 juli nanti ada casting dari salah satu TV swasta yang akan baru nongol, ngadain casting tentang Stand Up Comedy. stand up comedy tuh, ngelawak tapi hanya sendirian di atas panggung. kalo sekarang tuh yang jadi contohnya adalah si Raditya Dika. dan acaranya diadain dikampusku, dan diikuti oleh para pemain teater sekawasn Medan. dan ini yang lebih parahnya, aku tuh didaftarin sama si rahmad yang dulu pernah ngedaftarin aku di seminarnya raditya Dika dengan menggunakan foto dan identitas orang lain!! kayaknya kali ini aku harus benar-benar membenamkan dia ke dasar kawah gunung Merapi!!! tapi apa daya, nasi udah menjadi dubur, eh bubur. mau ga mau aku harus ikut dan memang aku harus ikut!! aku mau jadi artis dan ntar si Rahmad jadi tukang bawa-bawa peralatanku!! (Rasain lo, mad!) muhehehehe. masalah terbesar dalam stand up comedy adalah takutnya garing!! bermodalkan ngelucu sendirian di depan para juru itu gak gampang, apalagi yang gak punya basic acting maupun teater macam aku?? *tunjuk hidung sendiri*. entar kalo lulus seleksi 1, trus masuk seleksi 2. nah, di seleksi 2 tuh jurinya ada Pandji Pragiwaksono, Raditya Dika dan Indro warkop. trus kalo lulus seleksi 2, bakal di karantina di Jakarta. wuuuiiih, apa gak mantab tuh!. so, dokan saya berhasil ya!!! *kayak semangat peserta Benteng Takeshi*

bagi yang sering baca note-note ku, kasih saran dong! kira-kira judul noteku yang mana yang bisa ku jadikan bahan buat ikutan stand up comedy itu. aku sadar, mungkin saat kalian baca note-note ku itu pada langsung dibawa kerumah sakit jiwa karena gak bisa berhenti ketawa selama 7 hari tujuh malam (narsis tingkat mahasiswa tingkat akhir). 1 lagi, saat ku beri tau temen-temen kalo aku ikot ginian, mereka pada ngedukung gitu. trus ada juga yang bilang, "kau cocok Fer jadi pelawak, kami senang kau jadi pelawak, biar cepat mati muda!!".
#JJJLLLEEEBBBB
-______-"

Tuesday, May 24, 2011

Musim Main Cewek

Jeeeegggggeeeerrrr (ecek-eceknya suara petir). Pagi yang absurd banget. Lagi asik2-asiknya menggalau dipagi hari (asik dari hongkong? Udah mau mati karena galau nih!) Tiba2 kawan SMA lagi chatting bilang, 'aku minta ceweklah!'. Whaaattt??? Minta cewek?? Sama aku?? Dia bertanya tapi malah nyari berantem, pengen ku timpuk aja dia pake bukit bukit barisan, tapi apa daya aku gak sanggup.
Ku jawab,'gila cewek, kau'. Eh dia bles, 'aku lagi jomblo nih'. Whaaaatttt (lagi)?? Jomblo? 'Kau pikir aku ga jomblo?? Udah lah, kemarok sama cewek, kau. Kau pikir aku ga jomblo?'.
'ah payah kau, fer' balasnya.
'kau kira aku biro jodoh apa?? Udahlah, jangan kemarok kau'. Tiba-tiba dia berkata dengan amat mudah dan gampangnya kayak anak SD lagi berhitung, 'SEKARANG LAGI MUSIM MAEN CEWEK'.
Whhhaaaaatttttt the pak!!. Ku kira ini lagi musim panas or hujan, rupanya lagi musim maen cewek ya? Pantes susah kali cari yang namanya cewek sekarang.


Gimana ya? aku speechless lah pokoknya. Kalo dulu temen SMA ada yang minta chips poker, trus gak ku kasih trus dia marah-marah, aku agak maklum karena aku ga pernah maen poker, tapi dianya aja yang ngeyel. Tapi kini apa? Temen minta cewek ke aku? Jadi buat apa aku tiap malam menggalau karena cinta? Aku merasa galauku selama ini sia-sia *nangis di bawah pohon kamboja*. Kalo aku tau bisa minta cewek sama temen dengan gampangnya, mungkin aku gak perlu menggalau. Tinggal minta aja sama kawan, misalnya gini,
'eh, aku lagi jomblo nih. Minta cewek dong!'
'cewek? ada nih stockku. Ada 150 nih, tinggal dipilih aja'.


'ebuset, kau ternak cewek ya?
'.


Nah, jika begitu mudahnya mendapatkan cewek, maka galau dimuka bumi pun akan lenyap!!

Friday, May 6, 2011

Kambing Masuk Kampus(ku)

Pada waktu itu, di hari Sabtu siang, di dalam sebuah rumah dan di sebuah meja ruang tamu tampak berserakan kertas-kertas fotokopian. Di samping meja duduk seorang pemuda yang sedang menghadap ke laptopnya. Dia tertegun. Ada sesuatu yang ingin dilakukannya, dia ingin menulis sesuatu kayaknya. Tapi yang jadi permasalahan adalah dia gak ngerti cara gunain tuh laptop!!! Ok, itu semua bo’ong. Dia lagi ngetik tugas akhir. Kok tau?? Bisa dilihat kok dari matanya yang sayu, badannya yang agak kurus (emang kurus kaleee), jalannya yang ngesot, dan yang paling penting (harap di catat) bahwa kepalanya BERASEP!!!! kok bisa??? Ummm, mungkin di rambutnya para kutu lagi ngadain barbeque-an.
‘eh ntar dulu, kok ceritanya kayak cerita aku??’
‘ya iyalah, lo kira aku nyeritain sapa, bego!!’
‘-______-‘

Ok, saat lagi yang bersahabat itu, tiba-tiba aku dapat sms dari no yang tak di kenal. Aku kira ini adalah sms dari anggota NII yang lagi marak-maraknya bergentanyangan. Tuh sms ternyata dari maryadi temanku (nah, maryadi ikot-ikotan numpang ngetop di noteku jadinya) berisikan bahwa ada seminar di kampusku yang pembicaranya adalah Radityadika sang kambing congek, eh jantan. Dan cerita galau pun dimulai dari sekarang. Aku kalap, katanya peserta terbatas dan harus pake pas foto pulak. BAH!!!! Dengan segenap ke-GALAU-an aku coba telpon temen-temenku, dan alhasil tak ada 1 pun yang bisa ataupun mau. Dan keadaanku yang tadinya kepala berasep gara-gara tugas akhir, kini pun semakin parah, kini aku meleleh dan hanyut, dan mengambang di sungai.
Tapi dengan sisa-sisa ke-GALAU-anku, dan juga pulsa yang terancam, ku coba nelpon dan minta bantuan terakhir kepada temanku, Rahmad (nah, rahmad juga numpang ngetop nih. Ckckckc).
*krrriiinnngggg…..krriinnnnggggg*
Aku : ‘haloooohaaa, horas, mejuah-juah, yahobu, what’s up, apakah ini rahmad?’
Rahmad: ‘ iyalah gilak, kau pikir siapa???’
*jleb*
Aku:’kau dimana??’
Rahmad:’aku di hatimu!!!’
*jleb lagi*
Aku : ‘gini Mad (mad, dalam bahasa inggris artinya gila), ada seminar nih mad, GRATIS mad GARTISSSS a.k.a GRETONGAN alias GAK BAYAR!!!!!
Rahmad :’eh, sumpeh loe??’
Aku :’eh, sumpeh deh!!!!’ (giiieelllaaak, beeeerrrraaatttssssaaaaaah anak gaaaauuuwwwlll getoh dueeeccchhhhh guuueeee)
Aku :’ nah, caranya gini. Kau datang ke parkiran perpus kampus, bawa pas foto 3x4 meter 2 bijik!!!
Rahmad: ‘gitu aja??’
Aku :’ya gitu aja. Tapi masalahnya begini , aku lagi di rumah dan gak mungkin kan aku balik ke medan??? Secara jauh gilak dari rumahku ke kampus’
Rahmad: ‘trus, acem??’
Aku :’nah, kan harus pake foto, jadi ntar ku upload fotoku di pesbuk, trus kau cucikan, trus daftrarin aku deh. Apakah kamu sanggup???’
Rahmad:’aku sanggup, fer. Demi sebuah GRATISAN!!!!!’
Aku :’ok. Sip. Makasih mad!!’ *nangis guling-guling di lantai*
*ttiiitttt…tttiiiitttt…tiiiittt……* (telpon terputus)

Gak berhenti disitu, aku langsung bergerak. Aku langsung upload foto ku ke pesbuk. Dan terus juga ku hubungi rahmad lewat sms, apakah tugas yang ku berikan berjalan lancar atau tidak. Setelah lebih 1 jam kemudian rahmad sms, ‘Ok fer, sip kau udah didaftarkan dan selamat berjumpa dengan radityadika’. Aku senangnya gak ketulungan. Langsung aku nyebur ke sumur dan kelelep dengan sukses. SUPER SEKALI.
Tapi ada yang janggal dalam hal ini, batinku bertanya, ‘APA IYA DAFTARNYA CUMA PAKE PASPOTO DOANG TANPA ADA NGISI DATA DIRI????’. *GALAU mulai nyelimuti diriku lagi*. Penasaran, aku nelpon Rahmad lagi.
Aku :’halow, rahmad yak???’
Rahmad:’iyelah ini aku, begok!!’
*jleb ke 3 kalinya*
Aku :’tadi apa aja yang kau isi tentang data diriku???’
Rahmad:’udah, tenang aja kau. Yang penting misiku berhasil buat masukin kau ke seminar dan jumpa radtyadika si kambing hitam itu!!! Muhahahahahahaha *ketawa iblis*’.
*ttiiiiittttt….tttiiiiitttttt……* telpon langsung aku matikan.
Aku : *senang campur galau*.

Di hari senin, aku berjumpa dengan rahmad. Dengan senyuman mesum, dia nyerahin kertas pendaftaran seminar ke aku. Dan langsung ku lihat, ternyata eh ternyata DIA MASUKAN DATA YANG THH (tah hapa hapa alias ntah apa-apa) DAN YANG LEBIH PARAHNYA ADALAH DIA GAK PAKE FOTO YANG KU UPLOAD KE PESBUK, TAPI MALAH PAKE FOTO ORANG!!!!! Ya ampun, pengen rasanya ku angkat gunung Everest trus timpukin ke kepala dia. Tapi apa daya, aku angkat beras aja semaput apa pulaknya angkat gunung, bisa-bisa aku yang kegencet. Akhirnya niatku itu ku batalkan. -_____-

H-1, galauku makin membuncah. Dan di hari H, dengan rasa pede aku dating bersama Agung (kalo agung udah selalu numpang ngetop di noteku) ke venue di Gelanggang Mahasiswa. Eh, ternyata acara molor gara-gara pesawat yang di tumpangin Radityadika delay.
Pada saat pendaftran ulng, ternyata keadaan agak rusuh. Karena udah lama ngantri lah penyebabnya. Akhirnya galauku hilang saat pendaftaran ulang, karena kertas pendaftran gak di cek secara detail karena ramai, Cuma diliat nomor pendaftarannya aja. Dan aku pun bisa msuk dengan sukses. Muehehehehehe.
Di dalem aku dapet kue, dan tanpa babibu lagi langsung ku hajar kue2 itu (dalam hal ini laper dan rakus ternyata beda tipis), dan sambil aku iseng-iseng liatin timeline twitter, dan ada yang ngemention ke radith, langsung aku sambung aja tweet dia:
‘aku duduk di sebelah kiri penonton di baris ke 2 RT @sii_putri: bang @radityadika aku duduk di baris ke 5 sebelah kiri arah panggung’
Dan gak berapa lama tweet kami itu di ReTweet oleh @radityadika: ‘gue di panggung ya!  RT @ferri_irawan: aku duduk di sebelah kiri penonton di baris ke 2 RT @sii_putri: bang @radityadika aku duduk di baris ke 5 sebelah kiri panggung’.
Beeeuuuuuuh, setelah sekian ribu mentionku ke dia baru kali ini dibalas dan sesaat kemudian dia nongol. Yyyeeeaaaahhhhhhhh……..
Trus dia nyeritain dari awal dia nulis sampe seterkenal sekarang dan kami pun ngakak tentu dengarnya.

Dan sesi Tanya jawab pun berlangsung sesudahnya, dan si kambing yang memilihku langsung sebagainya yang bertanya. Saat aku tunjuk tangan, Radith bilang, ‘yak, yang pria itu, dia tampak semangat banget sampe-sampe ketiaknya kering’. Peserta yang lain: ‘muahahahahaha’. Aku: ‘-____-‘
Aku minta supaya dia kayang kayak yang sering dilakukannya dimana-mana, tapi dia pernah jatuh dan gak bisa kayang lagi. Mueehehehehe jahat kali aku ah,,,,
Selesai semuanya aku minta tanda tangan dan foto-foto bareng. Rahmad juga ikut. Hari itu aku sempurna kali, mulai dari di retweet, Tanya jawab, dapet tanda tangan dan foto bareng. Tsaaahhhhhh, aku kesurupan setan kambing,,, mbeeeekkkkkkkkk…….. (untung aja gak kesurupan setan babi ngesot) hahahaahahahaah
nggrrrrooooooooookkkk,,,,,,,,,,,,,

dapet tanda tangan walaupun kayak coretan anak SD. hahahahhaa

aku, radith dan rahmad (aura kambing ngebuat fotonya jadi agak goyang).


dan inilah foto yang ku upload dengan susah payah tapi gak di cucikan oleh rahmad. dan kekacauan malah terjadi di FB ku:

Added 29 April · Like ·

Dody Arjuna, Dian Cipta Ningsih and 2 others like this.

CepuQu Chaby Chaby Whahahahahahaha.
30 April at 13:03 · Like


Ricka Poetri hahahhahaa
macm ank autiz ko fer.....
30 April at 13:20 · Like · 1 person


Lisa Kartika culun x tmpang mu fer,
hahaha
30 April at 13:52 · Like

Indah Sui Cui wahaaaaa
30 April at 14:22 · Like

La NiLa poLos...
30 April at 14:39 · Like

Rian Pantja Radians Illumene Hehehe tambah cakep au fer...
30 April at 14:45 · Like

Rian Pantja Radians Illumene Tp lucu :-)
30 April at 14:45 · Like · 1 person

Sri Handayani lucu x km, Ferri..:)
30 April at 14:53 · Like

Indah Sui Cui muka sok polos

pdahal mengerikan ah
30 April at 14:56 · Like

AriWa Winangun Autis
30 April at 15:14 · Like


Ratu Bulan bruakakakakakak...
:D
30 April at 15:24 · Like

Sri Handayani jahat x mariyadi :)
30 April at 15:35 · Like


Ferri Deco Irawan woi, siapa nih yang nge-tag??
-___-
30 April at 15:48 · Like

Sri Handayani sabar buuuu...
30 April at 18:00 · Like


Riski Putra Hrp beugh~
shock ak ngeliatny....
30 April at 20:25 · Unlike · 1 person

Ika Chan hahahhahaa.... lucu photo ny dek !! :p
30 April at 20:27 · Unlike · 1 person


Delta Eliza cantik ya...
:)
01 May at 07:27 · Like

Ferri Deco Irawan ‎*.*
01 May at 10:42 · Like

Amelia Pratami lutuna adek ini.. Anak sapa ne..
01 May at 12:03 · Like

Ferri Deco Irawan ‎;)
01 May at 13:55 · Like


Viranti Rahasti Hahahaha.....
ad brondong ne!
01 May at 17:44 · Like

Ferri Deco Irawan Apa sih, vie? Ckck
01 May at 19:12 · Like

Zullidar Habsyah lahh..ini sapa ya fer....buronan yaaaa....kok ibu cam kenalll....hihih
01 May at 19:50 · Like

Ferri Deco Irawan Hah?! #shock
01 May at 22:03 · Like

Rani Erlina hahaha.... imut x u fer...!!!
Tuesday at 17:24 · Like

Ferri Deco Irawan Makasih
Tuesday at 19:27 · Like

Dody Arjuna siapa ya..sepertinya kenal....
Tuesday at 22:47 · Like

Ferri Deco Irawan oh, anda ternyata sudah pikun. Hehe
Wednesday at 05:49 · Like

Sunday, April 24, 2011

muncul lagi

waaaaaah, it's been long time ago gak pernah nge-go-blog (baca:membodoh) lagi. Gara-gara lupa pasword, jadi males lagi deh ngeblog. Pda dasarnya sih, nih blog adalah perpanjangan tangan dari note-note pesbuk aku, Ferri Deco Irawan (promosi. Hehe). Tp, skrang note-note aku juga lagi paceklik gara-gara aku disibukkan tugas akhir yang sebenarnya gak seberapa itu. Tp ya malesnya buat nulis itu gak ketulungan.
Ok, sekian aja dulu. Lagi pegel nih jari ngetik lewat hape.
Daaaadaaaahh...