Zaman sekarang, terlalu
banyak abege-abege labil
atau istilah gahol-nya
Ababil, bertebaran di
muka bumi. Yah,
walaupun aku juga gak
tau muka bumi itu kayak
gimana. Ntah dimana
mulut, mata dan ntah
dimana pula lobang
hidungnya. Kembali ke
ababil. Jadi begini, anak-
anak labil ini susah
ditebak isi hati dan
pemikirannya. Misalnya
ini ya, kadang-kadang
mereka bisa tertawa
terbahak-bahak dan
kemudian bisa langsung
menangis sekuat-
kuatnya. Kenapa? Pas
ketawa tadi, tiba-tiba
ada burung yang sedang
boker di angkasa dan
kotorannya tepat sasaran
masuk ke dalam
mulutnya.
Berikutnya, yang tak
kalah jauh banyaknya
dengan jumlah ababil
adalah remaja galau atau
istilah gahol-nya disebut
galauers. Remaja jenis ini
selalu menggalaukan
semua hal dan terbanyak
tentang hal asmara.
Mulai dari pacaran,
putus, cinlok, dan jomblo.
Nah, dari kejadian gejala
umum yang terjadi di
kalangan zaman sekarang
ini, timbul sebuah ide
ataupun jiwa
enterpreneurship-ku.
Yakni membuka BIRO
JODOH DAN BIRO
CURHAT!
jengjeenggjeeennggg...
Pemikiran yang cerdas
sekalii.
Dalam bisnis biro jodoh,
Para ababil yang bingung
dalam mencari pasangan
adalah sasaran utama
bisnis ini. Diikuti oleh
para lajang lapuk,
perawan tua, janda, duda
dan tua bangka
sekalipun. Kemudian
bisnis Biro Curhat
diperuntukkan bagi para
mereka yang sedang
ingin curhat. Yaeyalah,
masa para yang sedang
pengen boker?. Biro
curhat bergerak dibidang
jasa untuk menampung
barang-barang bekas
(kau kira ini butut?), eh
menampung unek-unek,
keluh kesah dan
memberikan solusi (yang
gak) tepat agar mereka
(gak) kembali bahagia.
Ide biro curhat ini
terinspira olehku dari
banyaknya orang-orang
di sekelilingku yang
sering curcol
(baca:curhat colongan)
padaku tentang kisah-
kisah cinta mereka
dengan para binatang
peliharaannya, eh
pasangannya deng. Dan
kebanyakan dari mereka
adalah cewek. Dan yang
paling aneh dari hal ini
adalah ngapain mereka
curcol kepada orang yang
jomblo, eh maksudnya
singel seperti aku ini? Ini
absurd banget. Dan yang
paling sakit disaat wanita
yang disukai malah curcol
ke aku. *nelan hape*. Dan
ada juga yang lebih parah
adalah sampai penjual
bakso pun curhat
kepadaku. Sumpah ini
absurd banget. Dan
setelah selesai dia
curhat, ku beranikan diri
tuk berkata, 'sebagai
imbalan udah dengerin
curhat anda, apakah
bakso yang aku beli ini
bisa jadi gratis?' tanpa
babibu, dia guyurin tuh
kuah ke aku. Beuuh.. #
canda.
Terkadang jiwa
enterpreneurshipku
muncul, 'gimana kalo tiap
orang yang curhat ke
aku, dikenakan biaya.
50ribu untuk per-curhat-
an. Waaah, aku bisa
kayak mendadak nih'.
Tapi terkadang aku
berpikir, ya kalo mereka
mau bayar, kalo mereka
ngutang gimana? Atau
malah aku kena gampar
gimana? Mulai dari itu,
aku sadar dan gak
memungut biaya saat
mereka curhat alias
GRATIS!.
Jangan tanya apa saran
atau tanggapanku yang
ku berikan kepada
mereka yang curhat
padaku. Kepada mereka
yang sedang menjalani
cerita cinta yang rusak,
aku seperti seorang
dokter yang memberikan
resep kepada pasien.
Resepnya adalah sebuah
kalimat, 'YA UDAH,
KALIAN PUTUS AJA!'
taaarraaaaatttt...!!
Sebuah jawaban yang
singkat, tepat dan padat
serta nyesek bagi yang
mendengarnya. Tapi,
banyak yang berhasil
putus setelah ku berikan
resep yang demikian.
Mereka seperti
terhipontis oleh kata-
kataku, 'YA UDAH,
KALIAN PUTUS AJA'.
Tapi tak jarang juga ada
yang balikkan. Mungkin
masa berlaku hipnotis
kata-kataku habis, dan
mereka mulai sadar, 'aku
kemaren telah curhat ke
orang yang salah'.
Aku cuma bilang, 'Emang
gue pikirin'.
1 comment:
Gan, ini kopian dr note pesbuk ente bukan???
Disetting atuh tulisannya...
(=a=)
Post a Comment